Tampilkan postingan dengan label Stress. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Stress. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 Maret 2012

Melepas Stres Tanpa Biaya



Di zaman teknologi informasi yang serba cepat ini, kemungkinan orang untuk terkena stres menjadi lebih besar. Tidak hanya di tempat kerja yang ketat persaingannya, melainkan di rumah pun kita bisa merasa stres karena kemudahan akses teknologi memungkinkan kita untuk membawa pulang pekerjaan.


Situasi itu membuat kita harus pandai-pandai mengelola "tekanan" dalam hidup sehingga tidak berbuah menjadi stres berkepanjangan. Berikut ini 5 cara murah, mudah, dan praktis untuk mengurangi tekanan yang ada:


1. Membaca buku
Dengan membaca jenis buku favorit, kita bisa seolah masuk ke dunia baru yang sedang kita baca. Buku bagus yang dikombinasikan dengan tempat membaca yang hangat, nyaman, dan tenang, akan memampukan kita fokus pada diri sendiri.


2. Bersantai di taman
Meski kota-kota besar penuh dengan bangunan perkantoran dan perbelanjaan, sebenarnya jika kita mau jeli sudah cukup banyak "oase" kecil di sekitar kita. Selain di area kompleks perumahan, taman kecil yang hijau sudah lumayan banyak bertebaran di sekitar perkantoran. Cobalah sekali-kali meluangkan waktu sekitar 5-15 menit untuk duduk menikmati udara segar dan hijaunya taman.


3. Melihat foto
Melihat-lihat kembali album foto dari peristiwa menyenangkan adalah salah satu pelepas stres yang murah dan efektif. Bayangkan kembali diri kita pada peristiwa bahagia itu dan rasakan sensasinya.


4. Berjalan kaki atau olahraga
Berolahraga bisa memicu hormon-hormon antistres. Karena itu, sangat dianjurkan agar kita meluangkan waktu beberapa menit setiap pagi atau setelah makan siang untuk berolahraga, mungkin sekadar meregangkan otot-otot yang kaku atau berjalan kaki.


5. Ambil jeda
Bila perasaan tertekan serasa tak tertahankan lagi, coba alihkan perhatian kita untuk sejenak fokus pada sesuatu yang baru. Misalnya, melihat ke luar jendela, menyeruput teh hangat, atau memperhatikan pohon yang tertiup angin. Biarkan imajinasi kita bebas untuk sesaat.


Selamat mencoba! 

Selasa, 27 Maret 2012

Cara Sederhana Hindari Stres



EVOLUSI telah memberikan manusia bermacam mekanisme untuk menghadapi tantangan hidup dan perubahan karena tubuh kita diatur secara biologis dengan proses fisiologis yang kompleks untuk membuat kita merasa nyaman. Namun, terkadang mengabaikan kebutuhan biologis dapat menyebabkan stres, yang tentunya merugikan kesehatan.


Kita hidup dalam dunia yang sangat penuh tekanan dan tuntutan di mana pikiran dan tubuh terlalu banyak bekerja. Studi terbaru menunjukkan, 70 persen dari semua kunjungan dokter berkaitan dengan stres dan 40 persen dari masalah karyawan berhubungan dengan stres. Jika hal ini berlangsung terlalu lama, stres dapat merusak kesehatan dengan gangguan seperti kecemasan, kelelahan, depresi, insomnia, dan lainnya.


"Langkah pertama menghindari diri dari stres adalah belajar mengenali kapan Anda merasa stres. Tanda-tanda peringatan dini stres, termasuk ketegangan pada bahu dan leher atau mengepalkan tangan," jelas Dr Surapong Ambhanwong, Kepala Medical and International Business Officer Phyathai Group of Hospitals, Bangkok, Thailand.


Langkah selanjutnya, ditambahkan Dr Surapong, adalah mengubah cara menghadapi stres atau bila memungkinkan, cobalah untuk menghindari situasi yang memberikan tekanan. Kerap terjadi, orang menghadapi stres dengan cara yang salah.


Survei 2007 yang dilakukan oleh kelompok advokasi Kesehatan Mental Amerika menemukan bahwa seringkali kita terus-menerus menghadapi stres berkelanjutan dengan menonton televisi, mengonsumsi makanan kurang sehat, dan tidak berolahraga. Parahnya lagi, orang stres dapat berpaling pada alkohol dan hal membahayakan lainnya.


Hanya menghindari diri dari masalah juga bukan cara baik mengatasi stres. Malah, hal itu dapat memperparah situasi. Otak mengendalikan pikiran manusia dan merespon pada rangsangan lingkungan yang baik atau stimulasi yang menghasilkan kebahagiaan dan kepuasan atau rasa bahagia. Pada saat yang sama, jika lingkungan atau rangsangan berbentuk negatif, pikiran akan menjadi gelisah menyebabkan suatu reaksi negatif pula pada tubuh.


Ada banyak cara untuk menciptakan lingkungan dan perasaan positif serta nyaman. Hal yang sederhana seperti humor telah secara klinis terbukti efektif dalam memerangi stres, malah menambahkan sedikit kebahagiaan dalam hidup Anda.


"Para ahli mengatakan tertawa dapat membantu melemaskan otot-otot yang tegang, memperbanyak oksigen ke dalam sistem, dan menurunkan tekanan darah. Bahkan, senyum yang sederhana bisa membuat hari terasa berbeda," imbuhnya.


Menurut sebuah ungkapan, "Ketika Anda tersenyum, seluruh dunia ikut tersenyum”. Ketika kita membuat ringan situasi, kita tidak lagi merasa terancam oleh hal itu, sehingga kita terlepas dari situasi tersebut dan memiliki kontrol terhadap lingkungan kita.


Berolahraga juga merupakan salah satu obat terbaik, pencegahan dan penyembuhan untuk stres, kelelahan dan berbagai penyakit seperti trombosis koroner dan kerusakan tulang.


"Pikiran sehat membuat tubuh sehat, demikian sebaliknya. Berjalan atau jogging ringan selama 30 menit, 3-4 kali sepakan baik untuk menjaga kesehatan tubuh," tutupnya.