Jumat, 30 Oktober 2009

DAERAH BUTUH BANYAK D3 Kesehatan Hewan



Perpanjangan tangan direktorat jendral peternakan di lapangan dalam pelayanan kesehatan hewan adalah Pos Keswan. Pos Keswan di Sumatera Barat pada tahun 2003 tercatat sebanyak 18 buah. Seiring dengan adanya penambahan kabupaten di Sumatera Barat, pada tahun 2004 jumlah Pos Keswan bertambah menjadi 30 buah dan tahun 2005 telah berjumlah 34 buah, namun secara administratif maupun satuan ternak (animal unit) jumlah ini masih kurang.
Ditinjau secara administratif (di mana setiap 3 Kecamatan harus ada 1 Pos Keswan), berarti di Sumatera Barat dibutuhkan 51 Pos Keswan dari 152 Kecamatan sehingga masih kurang 17 Pos Keswan. Sedangkan ditinjau dari populasi ternak dimana setiap populasi ternak 2000 satuan ternak (animal unit) harus ada 1 poskeswan. Populasi ternak besar (kerbau, sapi, kuda) dan kecil (kambing, domba, babi) serta unggas tahun 2004 masing-masing berjumlah 925.375
ekor dan 229.551 ekor serta unggas 26.731.217 ekor yang setara dengan 1.093.612 satuan ternak. Dengan demikian untuk melayani 1.093.612 satuan ternak dibutuhkan 547 Pos Keswan.
Idealnya setiap Pos Keswan memiliki sumberdaya manusia yang terdiri dari : 1 (satu) orang Dokter hewan sebagai Kepala Pos Keswan (tenaga medis), 1 (satu) orang tenaga administrasi dan 3 (tiga) orang Mantri hewan/Paramedis veteriner serta 3 (tiga) orang Petugas reproduksi yang ditetapkan oleh Bupati/Walikota atas usul Kepala Dinas Peternakan/Dinas yang berwenang, sehingga diharapkan Pos Keswan dapat melayani 3 kecamatan.
Jadi Masih Mikir atau minder jadi lulusan d3 kesehatan hewan? saya tidak !! bagaimana dengan anda?

Kamis, 29 Oktober 2009

anda Butuh Jurnal Lengkap Hubungi saya

untuk kamu-kamu yang dapat tugas atau di suruh mencari bahan jurnal atau artikel dari dosen dan asisten praktikum. silahkan menghubungi saya..............di jamin jurnal full text (PDF) dan garansi tugas anda terselesaikan.. oke3............ ^_^

Rabu, 28 Oktober 2009

Mempercepat Koneksi Internet dgn Mozilla


Disini saya mencoba berbagi Tips dan Trik pengaturan tambahan untuk meningkatkan kemampuan dan kecepatan Firefox 3.0 tercinta Anda. Langkah-langkahnya:

1. Aktifkan browser Firefox-3.0 Anda dan ketikkan perintah “about:config” (tanpa tanda kutip), di address barnya.
2. Anda akan dibawa ke halaman konfigurasi Firefox-3.0. Kalau ada peringatan untuk hati-hati mengubah pengaturan pada halaman tersebut, klik yes atau ok saja.
3. Pada filter search bar di halaman konfigurasi, ketikkan “network.http.pipelining”. Pastikan valuenya sudah diset dengan nilai “true”. Jika masih “false”, klik ganda untuk menjadikannya “true”.
4. Kembali ke filter search bar, ketikkan “network.http.pipelining.maxrequests”. Double klik pada opsi ini dan rubah nilainya (value) menjadi 8.
5. Kembali ke filter search bar, ketikkan “network.http.proxy.pipelining”, double klik untuk merubah valuenya menjadi ‘true’.
6. Kembali ke filter search bar, ketikkan “network.dns.disableIPv6″. Double klik untuk merubah nilainya menjadi ‘true’.
7. Klik kanan di halaman konfigurasi tersebut dimanapun terserah, pilih new –>boolean. Ketikkan “content.interrupt.parsing”pada popup windows yang muncul kemudian klik OK. Ketika prompt untuk pilihan muncul, pilih ‘true’.
8. Kembali klik kanan halaman konfigurasi, pilih new –> integer. Ketikkan “content.max.tokenizing.time”. Pada prompt value yang muncul masukkan nilai 2250000.
9. Kembali klik kanan halaman konfigurasi, pilih new –> integer. Ketikkan “content.notify.interval”. Masukkan nilai 750000 pada prompt value yang muncul.
10. Kembali klik kanan halaman konfigurasi, pilih new –> boolean. Ketikkan “content.notify.ontimer”. Pilih ‘true’ untuk isian prompt value yang muncul.
11. Kembali klik kanan halaman konfigurasi, pilih new –> integer. Ketikkan “content.notify.backoffcount”. Pada prompt value yang muncul isikan value ‘5′.
12. Kembali klik kanan halaman konfigurasi, pilih new –> integer. Ketikkan “content.switch.threshold”. Isikan nilai 750000 pada prompt integer value yang muncul.
13. Terakhir, kembali klik kanan pada halaman konfigurasi, pilih new –>integer. Ketikkan “nglayout.initialpaint.delay”. Isikan nilai ‘0′ pada prompt isian nilai yang muncul.

Jangan Lupa Restart Firefox anda untuk melihat perbedaannya!

Jumat, 16 Oktober 2009

TOKEK : GRATIS APA BAYAR MAHAL??

TOKEK Dalam Misterinya !!!


Tokek adalah sejenis reptil yang masuk ke dalam golongan cecak besar, suku Gekkonidae. Tokek memiliki nama ilmiah Gekko gecko (Linnaeus, 1758).
Dalam bahasa lain hewan ini disebut sebagai téko atau tekék (bahasa Jawa), tokék (bahasa Sunda), dan tokay gecko atau tucktoo (bahasa Inggris)

Seperti hari-hari biasa. Aku pulang malam dan kecapean karna sedikit menyicil laporan yg belum tw kapan berakhirnya laporan2 praktikum ini...Pat Klin Vet, Mikrobio Vet, Etc..!! asem!!

Setelah Nyampe di asrama mahasiswa SUMBAR aku istirahat dan makan d wrung depan asrama..........ah kenyang petutku maem mie dan jeruk panas...beberapa saat kemudian aku balik ke asrama. nah ini inti ceritanya nih..

Seperti hari2 biasanya, aku dan anak-anak asrama selalu mendengarkan suara " TOoo....Kee....ekk.." di kamar mandi. nah Malam ini entah kenapa bapak ketua asrama dan beberapa anak asrama lainnya aku liat sudah siap sedia d sudut kamar mandi untuk menangkap TOKEK.

Wow...keren pikirku!! karena tokek berdasarkan berita yg beredar karena Tokek yg beratnya 3 ons aja di hargai 20 juta! ...Ayo Kita tanggap..tapi apa yg terjadi..pas anak-anak asrama siap2 mau menangkap...tokeknya lebih dulu gesit dan melarikan diri...yah Lepas deh mungkin ini d sebabkan karena kita tidak tahu Teknik menangkap TOkek pikirku..

A ha....tanpa sengaja aku dan dua orang anak asrama iseng2 nyari teknik menangkap TOkek di Mbah Google...ternyata setelah liat web sana sini...jawabannya adalah :
"Ada cara yang mudah untuk menipu tokek agar tak tergigit ketika memegangnya. Letakkan sesuatu yang agak lunak tetapi liat di mulutnya yang menganga, seperti sepotong ranting atau perca kain yang dilipat-lipat, yang tidak mudah putus. Tokek akan menggigitnya dengan sekuat tenaga, sehingga si penangkap aman untuk mengamati, memeriksa dan mengukur hewan itu. Tokek tak akan melepaskan barang itu selama ia masih dipegang orang; namun manakala tokek dibebaskan, ia akan segera melepaskan barang yang digigitnya dan berlari meninggalkannya."sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Tokek_rumah

sekarang baca juga disini :

Seekor Tokek Laku Miliaran Rupiah sumber : http://www.tribunjabar.co.id/read/artikel/5987/seekor-tokek-laku-miliaran-rupiah
budidaya TOkek http://zamzani33.wordpress.com/2009/08/15/budidaya-tokek/
cara membuat kandang TOkek sumber : http://agrijaya.blogspot.com/2009/04/beternak-tokek.html




Kamis, 24 September 2009

OPTIMISME FKH : Perlukah di Tambah??



Indonesia, masih sangat banyak membutuhkan tenaga dokter hewan. Dan Lima Fakultas Kedokteran Hewan yang ada di Indonesia ini masih tidak mampu mencukupi kebutuhan tenaga dokter hewan, bahkan hingga lima – sepuluh tahun ke depan.
dua dasar yang bisa dijadikan pijakan adalah :
1. UU RI NO 18 TAHUN 2009,
2. peraturan menteri pertanian no 64/Permentan/OT.140/9/2007

Berikut isinya :

UU RI NO 18 TAHUN 2009
TENTANG PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN
BAB VII
TENTANG OTORITAS VETERINER
Pasal 70
ayat 1 : Untuk memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan hewan, Pemerintah mengatur penyediaan dan penempatan tenaga kesehatan hewan di seluruh wilayah Negara .esatuan Republik Indonesia
sesuai dengan kebutuhan
ayat 2 : Tenaga kesehatan hewan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri atas tenaga medik Veteriner, sarMana kedokteran hewan, dan tenaga paramedik
Veteriner
ayat 3 : Tenaga medik Yeteriner sebagaimana dimaksud pada ayat (2) terdiri atas dokter hewan dan dokter hewan spesialis
pasal 4 : Tenaga paramedik Yeteriner sebagaimana dimaksud pada ayat (2) memiliki diploma kesehatan hewan dan atau sekolah kesehatan hewan.


dan ini di kuatkan dengan keputusan menteri pertanian tahun 2007 :

PERATURAN MENTERI PERTANIAN NO 64/Permentan/OT.140/9/2007

BAB V tentang SUMBERDAYA MANUSIA DAN SARANA PUSKESWAN
Pasal 11 di tegaskan dengan jelas :

sumberdaya manusia yang bertugas di puskeswan paling kurang terdiri atas :

a. 1 (satu) orang dokter hewan;
b. 2 (dua) orang paramedik veteriner;
c. 4 (empat) orang teknis puskeswan yang terdiri dari asisten teknis reproduksi, petugas pemeriksa kebuntingan, inseminator dan vaksinato,
d. 1 (satu) orang administrasi.

sekarang pertanyaannya Perlukah Fakultas Kedokteran Hewan di Tambah lagi?? karena realitanya bahwa trent Fkh didirikan malah di daerah jawa dan tidak memaksimalkan adanya universitas-universitas yang ada didaerah timur dan barat.
Di jawa sudah cukup banyak Fkh yang berdiri seperti di FKH UGM, FKH UNAIR, FKH IPB sekarang ditambah FKH UNIBRAW dan FKH Un Wijaya Kusuma wijaya (swasta FKH satu2nya) sedang yang berada dipertengahan hanya FKH Univ Udayana…Sedangkan di FKH Aceh Unv Syah Kuala telah mati suri… Dilihat dari letaknya sangat disayangkan potensi SDM yang ada di daerah timur karena ketika hendak kuliah di FKH maka harus rela pergi dari daerahnya sedangkan notabene masyarakat didaerah timur mempunyai kendala pada biaya… Seyogya nya maka ketika hendak didirikan lagi harus memperhitungkan letaknya. Bagaimana menurut anda??

Selasa, 22 September 2009

Sedikit Inspirasi ....................


kata orang bijak "berikan 25% kepercayaanmu terhadap apa yang kamu dengar,berikan 50% ... Baca Selengkapnyakepercayaanmu terhadap apa yang kamu lihat dan percayalah setelah diselidiki atau dikaji..."... so, yang kita dengar hanya boleh kita percayai 25% aja pak... selebihnya, daya kritis kita-lah yang mesti dikedepankan.


inspirasi dari : My Friend Anggun UGM

Jumat, 04 September 2009

.............Renungan profesi Kedokteran hewan


sepenggal crita yang mungkin berarti :

drh. Dian Nursanti M.P. alumni FKH UGM angkatan 1990 yang sekarang bekerja pada Mundelein Animal Hospital (MAH), Mundelein, Illinois, Amerika Serikat (USA).
Drh. Dian menyebutkan seni dan ilmu diagnosis kedokteran hewan merupakan kombinasi metode ilmiah, intuisi, dan keterampilan interpersonal. Oleh karena itu seorang dokter hewan harus memiliki sikap optimis, kreatif, belajar tanpa batas, selalu melihat peluang secara positif, respektif (honesty and humility). Hal lain yang ditekankannya untuk profesi dokter hewan hendaknya juga mampu membangun animal relationship dan client relationship.
inspirasi dari : KH AL VIN