Tampilkan postingan dengan label diabetes. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label diabetes. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 Mei 2013

Daun Sirsak Untuk Diabetes

manfaat daun sirsak Manfaat daun sirsak banyak sekali, untuk beberapa jenis penyakit bisa disembuhkan dengan mengkonsumsi ekstrak daun sirsak tersebut. Sudah sedari dulu para nenek moyang kita memanfaatkan daun sirsak sebagai obat. Manfaat daun sirsak dapat menurunkan kadar gula darah atau seseorang yang terkena penyakit diabetes. Diabetes atau biasa disebut dengan kencing manis adalah adanya kelainan metabolik yang disebabkan oleh banyak sekali faktor dengan simoma berupa hiperglikemia kronis dan adanya gangguan metabolisme karbohidrat, lemak dan protein. Diabetes adalah meningkatnya kadar gula darah dalam tubuh. Sekarang pun banyak obat-obatan kimia atau obat yang lainnya memanfaatkan daun sirak sebagai bahan utama untuk dijadikan obat.
Obat tradisional yang mempunyai manfaat daun sirsak ternyata khasiatnya setara bahkan bisa melebihi dari obat-obatan kimia yang mahal sekalipun. Jadi apabila terkena penyakit diabetes tidak ada salahnya memanfaatkan daun sirsak sebagai obat.
Penyakit diabetes dibagi menjadi beberapa bagian, seperti:
* Diabetes mellitus tipe 1
Diabetes mellitus tipe 1 biasanya diabetes yang terjadi pada anak-anak maupun orang dewasa adalah berkurangnya rasio insulin dalam sirkulasi darah akibat hilangnya sel beta penghasil insulin pada pulau-pulau langerhans pankras.
* Diabetes mellitus tipe 2
Diabetes mellitus tipe 2 adalah bukan karena rasio insulin di dalam sirkulasi darah merupakan kelainan metabolisme yang disebabkan oleh mutasi pada banyak gen. Diabetes mellitus tipe 2 biasanya diobati dengan cara olahraga, diet mengkonsumsi asupan karbohidrat dan lewat pengurangan berat badan.
* Diabetes mellitus tipe 3
Diabetes mellitus tipe 3 adalah diabetes yang dialami selama kehamilan dan akan pulih setelah melahirkan. GDM dapat merusak kesehatan janin atau ibu berkisar antara 20%-50% dari wanita penderita GDM bertahan hidup.
Berikut ini adalah penyebab timbulnya penyakit diabetes, meliputi:
  • Faktor usia yang bertambah resiko terkena diabetes semakin tinggi.
  • Kelebihan berat badan atau obesitas juga mempunyai resiko terkena diabetes semakin tinggi karena memiliki lemak yang berlebihan dan menghambat sistem kerja insulin dalam tubuh.
  • Faktor keturunan sangatlah besar kemungkinan terkena diabetes.
  • Jarang melakukan aktivitas fisik, seperti olahraga atau melakukan sesuatu.
  • Tidak menjaga pola makan sehari-hari atau gaya hidup yang tidak sehat dapat memicu diabetes.
  • Faktor stres dapat menimbulkan diabetes.

manfaat daun sirsak
Obat herbal yang memanfaatkan daun sirsak dapat dibeli dengan harga yang cukup terjangkau dan tidak mahal pastinya dan mempunyai khasiat yang sangat besar untuk kesehatan tubuh. Tidak hanya penyakit diabetes saja, ternyata manfaat daun sirsak juga bisa untuk mengobati penyakit lainnya seperti kanker, hipertensi, bisul, rematik, pegal-pegal, menurunkan demam, menyehatkan jantung, membantu meningkatkan kekebalan tubuh, menghindari infeksi yang mematikan. Daun sirsak memiliki daun yang tidak begitu besar namun manfaat daun sirsak begitu banyak dan besar bahkan dapat menyembuhkan penyakit yang berbahaya sekalipun. Tetapi tidak semua orang tahu akan manfaat daun sirsak bisa menyembuhkan berbagai penyakit. Manfaat daun sirsak dan kandungan yang ada di dalam daun sirsak menyimpan senyawa-senyawa yang sangat efektif dan membantu untuk mematikan infeksi yang sangat mematikan dan dapat mencegah radikal bebas.
Apabila terkena penyakit diabetes anda perlu memanfaatkan daun sirsak untuk dijadikan ramuan obat daun sirsak. Berikut ini cara membuat ramuan daun sirsak untuk penyakit diabetes, seperti : Ambil 10-15 lembar daun sirsak dan ambil 3-7 lembar daun sirih merah, cuci sampai bersih, rebus daun sirsak dan daun sirih merah dengan 2 gelas air, gunakan api kecil, tunggu hingga mendidih sampai air rebusannya hanya 1 gelas, setelah itu didiamkan beberapa saat sampai tidak panas lagi, lalu saring air rebusan yang tadi dan minum. Ramuan ini dapat dikonsumsi 2 kali sehari.

Sumber : http://daunsirsakobatkanker.com/manfaat-daun-sirsak-untuk-diabetes.html

Selasa, 24 Juli 2012

Undur-undur Obat Diabetes

Sejak ramai dipublikasikan di berbagai media, undur-undur yang bernama latin Myrmeleon sp ini kian ngetop sebagai obat alternatif diabetes melitus. Disamping khasiatnya, harganya juga terbilang cukup murah. Kepopulerannya juga terbukti dari semakin banyaknya kalangan pebisnis yang membudidayakan dan menjual serangga yang berjalan mundur ini.
Selain tripang emas, undur-undur juga bisa digunakan sebagai obat alternatif mengatasi diabetes. Binatang kecil biasa dijumpai di sekitar rumah berhalaman pasir itu ampuh menurunkan gula darah.
Dalam bahasa mandarin hewan ini bernama di-gu-niu dan dalam bahasa Inggris disebut Antlion. Hewan yang biasa berjalan mundur ini dari beberapa kesaksian beberapa orang disebut-sebut dapat menurunkan kadar gula penderita diabetes dan berkhasiat untuk beberapa penyakit lain seperti stroke berat. Ilmu pengobatan Cina pun hingga saat ini masih menggunakannya.
Undur-undur adalah kelompok binatang holometabola yaitu serangga yang mengalami metamorfosis sempurna. Tahapan dari daur serangga yang mengalami metamorfosis sempurna adalah telur, larva, pupa, dan imago. Larva adalah hewan muda yang bentuk dan sifatnya berbeda dengan dewasa. Pupa adalah kepompong dimana pada saat itu serangga tidak melakukan kegiatan, pada saat itu pula terjadi penyempurnaan dan pembentukan organ. Imago adalah fase dewasa atau fase perkembangbiakan. Berdasarkan ciri sayap dan alat mulutnya, binatang ini merupakan ordo Neuroptera Ordo Neuroptera adalah serangga bersayap jala. Ciri serangga ini adalah mulut menggigit, dan mempunyai dua pasang sayap yang urat-uratnya berbentuk seperti jala. Contoh: undur-undur, metamorfosis sempurna (siklus hidupnya: telur, larva, pupa (kepompong), imago).
Pengobatan dengan undur-undur ini pun mengggunakan cara unik. Undur-undur yang masih hidup dimasukkan ke dalam kapsul dan ditelan layaknya obat. Warga yang mengonsumsinya pun mempercayai khasiat pengobatan ini. Namun dari kaca mata medis, kepercayaan sebagian masyarakat tentang undur-undur sebagai obat diabetes belum bisa dibuktikan. Sebab itu, Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Aru W. Sudoyo, pihaknya tak berani merekomendasikan undur-undur sebagai obat diabetes.
Berdasarkan penelitian diketuai Tyas Kurniasih dari Universitas Gadjah Mada Jogjakarta berjudul Kajian Potensi Undur-Undur Darat (Myrmeleon sp) 2006, binatang ini mengandung zat sulfonylurea.
Kerja sulfonylurea pada undur-undur adalah melancarkan kerja pankreas dalam memproduksi insulin. Karena, ketika insulin dalam tubuh manusia menurun sementara kadar glukosa darah meningkat, maka terjadi ketidakseimbangan. Di mana insulin sebagai penghasil energi tubuh terus berkurang. Akibatnya, tubuh mudah terserang penyakit.
Kesaksian Penderita DM
Salah satu kesaksian penderita kencing manis yang sudah mencoba undur undur ini disampaikan dalam sebuah milist. Kutipan emailnya sebagai berikut:
—– Original Message —–
From: nurdin
To: dokter_umum@yahoogroups.com
Sent: Tuesday, July 17, 2007 8:42 AM
Subject: [Dokter Umum] Undur-undur

Assalamu`alaikum
Untuk berbagi pengalaman.
Yth. Para Dokter.

Ibu saya memderita Diabetes type2 (rata-rata 120 puasa, 160 dua jam setelah makan), Hipertensi (rata-rata 150/80, pernah stroke 200/100). Asam Urat (rata-rata 8), Kolesterol (rata-rata 280).
Sudah 1.5 tahun lebih mengkonsumsi obat-obatan, dengan rutinitas ke dokter setiap 1 bulan.

Tadinya saya tidak begitu percaya terhadap mitos hewan undur-undur yang dikonsumsi hidup2 dpt menurunkan/meringankan segala kelainan penyakit tersebut diatas, lewat referensi 3 orang dan mencarinya diinformasi internet, saya pun tertarik untuk mencobanya kepada ibu saya.
Obat rutin diminum sesuai anjuran dokter. Undur-undur dimasukan kekapsul kosong sejumlah 5 hewan setelah makan siang.
Entah bagaimana ceritanya/kemampuan hewan undur-undur di dalam tubuh, Tes darah bulan ini menunjukan semuanya dalam keadaan sangat NORMAL. Baik gula darah, asam urat dan kolesterol (hipertensi dalam taraf wajar rata-rata 140/75) .

Saya mempunyai alat ukur diabetes dan tensimeter. Awalnya pada minggu pertama s/d ketiga, perubahan tidak mencolok. Entah ketika tes laboratorium Rumah Sakit semuanya menunjukan batas normal hingga Dokter yang rutin memerksa mengucapkan selamat.
Rutinitas mengkonsumsi Hewan Undur-undur ini masih dilakukan.
“saya sangat berharap terhadap para Dokter yang mempunyai jiwa peneliti, untuk dapat meneliti kandungan hewan ini. Dan cara kerjanya ditubuh manusia”.

Atau ada diantara para mailis yang mempunyai pengalaman yg sama?
Terima kasih.

Pebisnis Undur undur
Suganda, misalnya. Lelaki warga Desa Suranenggala, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, itu bahkan telah membudidayakan undur-undur sejak sepuluh tahun silam. Hewan yang biasa hidup di pasir kering dan berjalan mundur ini digunakan sebagai obat bagi penyakit diabetes dan penambah stamina. Menurut Suganda, khasiat undur-undur diketahuinya dari orang tua dan ahli pengobatan Cina.
Penjualan undurundur secara online juga suduh mulai ramai, bapak Okman misalnya menawarkan undurundur seharga Rp.1000/ekor. Hanya saja pembelian harus dalam satu paket minimal 100 ekor plus bonus 25 ekor. Hebatnya dia punya motto kirim dulu baru bayar. Info selengkapnya di http://hendabanget.wordpress.com/2008/02/06/penawaran-undur-undur/
Ada lagi bapak Bonie seorang pengepul undur undur di daerah Bogor, menawarkannya dengan harga yang sama dan untuk wilayah JABODETABEK dapat mengantarkannya pada hari yang sama. Info selengkapnya di http://pengepulundurundur.indonetwork.co.id/526354/undur-undur.htm.
Namun demikian, dari sisi medis pengobatan diabetes ditekankan pada tiga hal. Yaitu, pola makan, olahraga, dan terapi obat. Namun bila penderita diabetes bisa mengatur pola makan dan olahraga yang baik, terapi obat bukan lagi hal penting.
Referensi:
http://hendabanget.wordpress.com/tentang-undur-undur/
http://www.liputan6.com/sosbud/?id=157510
http://en.wikipedia.org/wiki/Antlion
Kembali kereta yang membawaku ke Jogja membawa ‘cerita rakyat’. Kali ini cerita tetang undur-undur. Seorang Bapak berumur 60-an yang mengaku istrinya 4 dan duduk diseberangku itu menceritakan khasiat obat yang berasal dari undur-undur, menanggapi keluhan seorang ibu-ibu terhadap penyakit stroke suaminya.
Selain stroke, khasiat lainnya sebagai pereda diabetes dan ngilu tulang.
Dulu, saya memang pernah mendengar bahwa para sinshe cina menggunakan undur-undur juga. Dan harganyapun terbilang cukup mahal. Namun sampai sekarang aku belum pernah mendengar bhw undur-undur ini sudah pernah di uji.
Jadi khasiatnya seperti halnya berbagai obat alternatif lainnya, diserahkan sepenuhnya kepada pembaca.
Bukan…bukan undur-undur laut, tapi yang aku maksudkan adalah yg hidup didarat.
Kalau bisa saya upload, para pembaca akan melihat gambarnya.
Apakah undur-undur ?
Di pedesaan jawa, undur-undur banyak ditemui disekitar rumah yang halamannya berpasir. Rumah atau lebih tepat disebut sebagai perangkap (seperti laba-laba) terlihat seperti lingkaran atau lubang di pasir. Serangga atau semut yang melaluinya akan terjebak dalam lubang pasir tersebut sehingga tidak dapat naik. Makanan undur-undur adalah serangga kecil.
Menurut Kawruh Boso Jowo karangan Daryanto, Undur-undur merupakan ‘anak’ Kinjeng Dom atau Capung jarum. Capung Jarum merupakan capung kecil yang mirip jarum.
Apakah benar sebutan ‘anak’ pada undur-undur?
Ataukah Undur-undur sebenarnya merupakan salah satu fase dalam metamophosis sempurna dari serangga atau insecta atau heksapoda?
Mengenal Serangga/Heksapoda
Heksapoda dari kata latin heksa berarti 6 (enam) dan kata podos berarti kaki, jadi dpt diartikan hewan berkaki enam. Insek sangat lebar variasinya, sifat dan kebiasaanya. Diperkirakan jumlah insecta lebih dari 900.000 jenis yang terbagi dalam 25 ordo.
Tubuh insek dapat dibedakan dengan jelas antara kepala, dada dan perut.
1. Kepala mencakup:
Satu pasang mata facet (majemuk), mata tunggal (ocellus), dan satu pasang antena sebagai alat peraba.
Alat mulut yang disesuaikan untuk mengunyah, menghisap, menjilat dan menggigit. Bagian mulut ini terdiri atas rahang belakang (mandibula), rahang depan (maksila), dan bibir atas (labrum) serta bibir bawah (labium)
2. Dada (thorax) terdiri atas tiga ruas yaitu prothorax,mesothorax dan metathorax.
Pada masing-masing ruas terdapat sepasang kaki. Kaki insek memiliki banyak variasi bentuk sesuai dengan fungsinya yakni:
a. kaki untuk menggali (anjing tanah)
b. kaki untuk meloncat (belalang)
c. kaki untuk berenang (kumbang air)
d. kaki untuk pengumpul serbuk sari
e. kaki untuk berjalan (kumbang tanah)
f. kaki untuk memegang (belalang sembah)
Pada setiap mesotoraks dan metatoraks terdapat dua pasang sayap, tetapi ada pula yang tidak memiliki sayap.
3. Perut (abdomen) memiliki 11 ruas atau beberapa ruas saja. Pada insek betina (belalang misalnya), bagian belakang perut terdapat ovipositor yang berfungsi untuk meletakkan telurnya.
Beberapa pengetahuan ain yang perlu diketahui:
Alat pencernaan terdiri atas: mulut, kerongkongan, tembolok, lambung, usus, rektum dan anus.
Sistem saraf tangga tali.
Sistem pernafasan dengan sistem trakhea
Sistem peredaran darah terbuka.
Alat kelamin terpisah (jantan dan betina), pembuahan internal.
Tempat hidup di air tawar dan darat.
Umumnya serangga mengalami perubahan bentuk (metamorfosis) dari telur
Klasifikasi Insecta
Serangga dalam perkembangannya mengalami proses metamorfosis. Metamorfosis adalah perubahan bentuk serangga mulai dari telur sampai dewasa. Adapula serangga yang selama hidupnya tidak pernah mengalami metamorfosis, misal kutu buku (Episma saccharina). Berdasarkan metamorfisnya, serangga dibedakan atas dua kelompok, yaitu: Hemimetabola dan Holometabola.
Hemimetabola
Hemimetabola yaitu serangga yang mengalami metamorfosis tidak sempurna. Dalam daur hidupnya Hemimetabola serangga mengalami tahapan perkembangan sebagai berikut:
a. Telur
b. Nimfa, ialah serangga muda yang mempunyai sifat dan bentuk sama dengan dewasanya. Dalam fase ini serangga muda mengalami pergantian kulit.
c. Imago (dewasa), ialah fase yang ditandai telah berkembangnya semua organ tubuh dengan baik, termasuk alat perkembangbiakan serta sayapnya.
Kelompok Holometabola
Holometabola merupakan serangga yang mengalami metamorfosis sempurna. Tahapan dari daur serangga yang mengalami metamorfosis sempurna adalah telur – larva – pupa – imago. Larva adalah hewan muda yang bentuk dan sifatnya berbeda dengan dewasa. Pupa adalah kepompong dimana pada saat itu serangga tidak melakukan kegiatan, pada saat itu pula terjadi penyempurnaan dan pembentukan organ. Imago adalah fase dewasa atau fase perkembangbiakan.
Berdasarkan ciri sayap dan alat mulutnya, kelompok Holometabola ini meliputi 6 ordo, yaitu ordo:
1. Neuroptera
2. Lepidoptera
3. Diptera
4. Coleoptera
5. Siphonoptera
6. Hymenoptera
Nah undur-undur merupakan ….
Ordo Neuroptera (serangga bersayap jala)
Ciri serangga ini adalah mulut menggigit, dan mempunyai dua pasang sayap yang urat-uratnya berbentuk seperti jala.
Contoh: undur-undur– metamorfosis sempurna (siklus hidupnya: telur, larva, pupa (kepompong), imago)
Jadi undur-undur merupakan larva dari suatu fase dalam metamorfosis sempurna serangga.
Larva Undur-undur untuk Obat Berbagai Penyakit?
Selasa, 23 Maret 2010 | 22:25 WIB
ICHA RASTIKA
Wadah Pasir Tempat Undur-undur Hidup

JAKARTA, KOMPAS.com - Pernah mendengar hewan undur-undur? Larva serangga undur-undur (Myrmeleontindae) atau yang biasa disebut semut singa dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit.
Menurut seorang penjual undur-undur, Ernawati, larva undur-undur dapat menyembuhkan penyakit darah tinggi, stroke, sakit gula, diabetes, sesak napas, reumatik, sakit kuning, pegel linu, dan lainnya. “Bisa buat kesehatan, diminum (ditelan) hidup-hidup,” ujar Ernawati yang ditemui di pasar burung Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (23/2/2010).
Karena dipercaya mampu menyembuhkan penyakit, undur-undur membuka peluang bisnis untuk diperjualbelikan. Ernawati mengaku, seekor larva undur-undur laku dijual Rp 300- Rp 1.000 tergantung penawaran pembeli.
Ukuran larva undur-undur seukuran semut besar namun gempal, pipih, berkaki enam, dan memiliki taring di kepalanya.
Menurut Ernawati, pembeli biasa membeli dalam jumlah bervariasi mulai dari 10 ekor hingga ribuan ekor. “Jadi bisa untung kadang tiga ratus ribu, kadang empat ratus, kadang lima ratus, tujuh setengah, tergantung lagi banyak apa enggak,” katanya.
Meskipun menguntungkan, larva undur-undur cukup sulit ditangkap. Mereka tinggal dalam pasir dan biasanya bersembunyi di dalam membuat berbentuk corong yang dibuat dengan tubuhnya dengan bergerak mundur.  “Kalau musim hujan, jarang ada, biasanya di pasir samping dinding rumah, teras, pesisir pantai, banyak di Jawa Tengah,” kata Ernawati.
Karena sulit dicari itulah, maka Ernawati selama hanya mengandalkan pemasok dari Jawa Tengah yang rutin mengirim stok larva undur-undur yang kemudian dijual Ernawati tersebut.
Mengenai biaya perawatan stok larva undur-undur, Ernawati mengatakan, “Gampang, tinggal taroh di pasir kering, dikasih susu,” katanya.
Uniknya, larva undur-undur biasa diberi makan susu bubuk agar bertahan selama disimpan menunggu pembeli. “Makannya susu bubuk, susu bayi, taburin saja sedikit di pasirnya,” kata Ernawati.
indosiar.com, Cirebon – Mungkin baru sedikit yang mengetahui hewan undur-undur bisa menjadi alternatif obat penyakit dalam seperti diabetes dan hipertensi.
Tapi lebih sedikit lagi yang tahu ternyata hewan kecil yang hidup liar di pasir ini bisa diternakan. Warga di Desa Pegagan Lor, Cirebon telah dua tahun mengembangbiakan undur-undur.
Uniknya undur-undur tersebut tidak diperjualbelikan, tapi dibagikan secara cuma-cuma pada warga yang memerlukan. Kotak dari styrofoam dan kayu ini bukan bak pasir mainan anak-anak.
Didalam kotak ini hidup ratusan hewan kecil mirip sejenis serangga tanah bernama undur-undur. Ya, hewan liar yang hidup dihabitat berpasir ini sengaja diternakan.
Suganda, warga Desa Pegagan Lor, Kecamatan Kapetakan, Cirebon telah dua tahun lebih berternak undur-undur. Cara beternak undur-undur cukup mudah. Cukup menyediakan kotak berisi pasir kering, lembut dan beberapa ekor bibit undur-undur didalamnya.
Hanya dalam waktu satu minggu, undur-undur akan menetakan telur disarangnya yang mirip kawah gunung. Untuk pangannya, undur-undur hanya membutuhkan serangga kecil seperti semut atau telur semut herang.
Setiap pagi kotak undur-undur harus selalu dijemur selama dua jam. Kotak-kotak ini harus terbebas dari air agar undur-undur tidak mati.
Uniknya, Suganda tidak menjual undur-undurnya. Jika ada warga yang membutuhkan, cukup datang ke rumahnya sambil membawa capsul kosong. Undur-undur dimasukkan ke capsul dan langsung diminum.
Menurut Suganda, agar tidak keracunan dosis undur-undur harus disesuaikan dengan jenis kelamin, umur, jenis penyakit dan stadium penyakit. Jika untuk menjaga stamina, cukup dengan satu kapsul sehari yang berisi tiga undur-undur. (Mashuri Wahid/Sup/Ijs)
Sumber: http://news.indosiar.com/news_read.htm?id=68604

Selain tripang emas, undur-undur juga bisa digunakan sebagai obat alternatif mengatasi diabetes. Binatang kecil biasa dijumpai di sekitar rumah berhalaman pasir itu ampuh menurunkan gula darah. Undur-undur mempunyai nama latin Myrmeleon sp. ternyata berkhasiat menurunkan kadar gula penderita diabetes. Berdasarkan penelitian yang diketuai Tyas Kurniasih dari Universitas Gadjah Mada Jogjakarta berjudul Kajian Potensi Undur-Undur Darat (Myrmeleon sp) 2006, binatang ini mengandung zat sulfonylurea. Kerja sulfonylurea pada undur-undur adalah melancarkan kerja pankreas dalam memproduksi insulin. Karena, ketika insulin dalam tubuh manusia menurun sementara kadar glukosa darah meningkat, maka terjadi ketidakseimbangan. Di mana insulin sebagai penghasil energi tubuh terus berkurang. Akibatnya, tubuh mudah terserang penyakit.
Pemilik Toko Obat Wan Fu Dang di Kapas Krampung, Koh Eddy, mengakui undur-undur sejak lama dikenal masyarakat Tiongkok untuk pengobatan diabetes. Biasanya, undur-undur mentah dimasukkan ke dalam kapsul atau dicampur bahan herbal lain lalu ditelan. Cara pengobatan alternatif ini kini mulai diburu pasien diabetes.
Sebenarnya, Koh Eddy sudah mendatangkan di-gu-niu (undur-undur darat dalam bahasa Mandarin) dari Tiongkok pada dua tahun lalu. Namun, saat itu penderita diabetes di Surabaya kurang merespons. ”Yang beli tidak ada, jadi sia-sia, eh sekarang booming lagi di-gu-niu hidup,” tuturnya.
Dr. Huang Lie Ying dari Klinik Hwato Medicine, Gubeng, Surabaya, mengungkapkan bahwa di-gu-niu memang digunakan di Tiongkok sebagai obat diabetes, dan nyatanya manjur. ”Namun, penelitian klinis dan pemakaiannya secara klinis di Tiongkok belum ada,” tukas Huang yang asli Tiongkok dan hanya bisa bahasa Mandarin ini, Jumat (27/10).
Warga Surabaya telah membuktikan khasiat undur-undur untuk mengobati diabetes adalah Roeslan, 50. Pria asal Mojokerto tinggal di kawasan Jl.Tambakasari itu mengidap diabetes dengan kadar gula darah mencapai 300 mg/dl. Namun, setelah rutin menelan undur-undur, gula darahnya turun menjadi 140 mg/dl. ”Saya memperoleh undur-undur dengan mencari di desa,” tukasnya.
Ia minum sehari dua kali dengan cara ditelan, sekali telan langsung tiga ekor. Karena, kadar gula darahnya sudah turun, konsumsi undur-undurnya berkurang menjadi tiga ekor sehari. Jika menelan hewan ini terlalu banyak menyebabkan badan panas.
Pencari undur-undur dan pengepulnya ada di Surabaya. Seperti dijumpai Surya di daerah Gunungsari. Untung, 40, warga Jl. Jagalaya ini banyak menerima pesanan undur-undur. ”Biasanya mereka datang kemari sambil mencari ikan hias yang saya jual,” tukasnya.
Suatu ketika ada ibu datang dengan sepeda motornya menanyakan bisakah mencarikan undur-undur. ”Menurutnya undur-undur oleh ibu tadi bisa sebagai obat diabetes,” kata pria berkumis ini. arena di masa kecil bermain undur-undur, Untung tidak susah mencari tempat hewan ini. Ia menjual satu undur-undur seharga 1.000 per ekor. Tetapi, itu tergantung pada musim. Musim kemarau mudah mencari anak capung jarum ini. Sebaliknya jika musim hujan susah, sehingga harganya lebih mahal. Sebab tanah menjadi basah. Dan undur-undur pun enggan keluar.
Ningsih, pengepul undur-undur hidup di Nginden II mengatakan konsumen biasanya pesan minimal 50 ekor. Untuk di bawah jumlah itu, alumnus Perbanas ini menghargainya dengan Rp 7.500 per ekor. ”Kalau pesan di atas 100 memang harganya 1.000,” tukasnya.
Menurutnya, hewan ini tidak mudah mati meskipun dikirim ke luar kota. ”Undur-undur ini punya daya tahan hidup yang cukup tinggi,” ujar Ningsih. Dalam kondisi tertutup diwadahi plastik, undur-undur tetap hidup asal ada pasir dan semut.
sumber: http://www.surya.co.id
http://yusaksunaryanto.wordpress.com/2010/03/24/undur-undur-obat-diabetes-yang-makin-populer/

Minggu, 25 Maret 2012

Mengendalikan Diabetes dengan Diet



Tidak ada obat untuk menyembuhkan diabetes. Diabetes hanya dapat dikelola dan dikendalikan. Pengelolaan diabetes dilakukan dengan tiga cara: obat, insulin, diet.


Mengelola diabetes melalui diet berarti menerapkan pola makan seimbang dan membatasi diet secara terkendali. Hal ini berlaku untuk semua penderita diabetes, tidak memandang jenis diabetesnya. Dalam beberapa kasus, pola diet yang baik saja sudah cukup untuk mengendalikan diabetes tipe 2.


Namun, jika Anda menderita diabetes tipe 1 (insulin dependent diabetes), Anda perlu menyeimbangkan asupan makanan dan suntikan insulin untuk mencapai kadar gula darah terbaik Anda. Semua penderita diabetes tipe 1 harus mendapatkan suntikan insulin, tetapi hanya sebagian kecil dari penderita diabetes tipe 2 yang memerlukannya.


Pada intinya, tidak ada diet khusus untuk diabetes. Makanan yang dimakan penderita diabetes adalah makanan yang sama dengan yang dimakan semua orang. Pola makan yang direkomendasikan untuk penderita diabetes berikut juga baik untuk semua orang. Perbedaannya, pola makan ini jauh lebih penting bagi penderita diabetes, karena tanpanya maka obat-obatan apa pun menjadi tidak efektif:


1. Makan teratur
Anda dapat dengan mudah menjaga kadar gula darah di bawah kontrol jika Anda makan secara teratur. Jika Anda mendapatkan insulin, ahli diet atau dokter akan menjelaskan pentingnya menyeimbangkan makanan dengan suntikan dan secara bertahap menemukan cara Anda sendiri agar asupan makanan Anda memproduksi energi. Hal ini mungkin sulit pada awalnya, tapi dengan disiplin yang baik Anda dapat melakukannya. Umumnya, Anda harus mengkonsumsi makanan besar atau makanan ringan setiap 3-4 jam dan mengambil obat-obatan atau suntikan untuk membantu mengendalikan kadar gula Anda. Jika Anda bekerja di malam hari, Anda mungkin perlu makanan tambahan atau makanan ringan.


2. Mengontrol berat badan
Penderita diabetes yang kelebihan berat badan sangat dianjurkan untuk menurunkan berat badan. Anda perlu mengikuti beberapa panduan sederhana berikut untuk menurunkan berat badan. (Ingatlah bahwa satu-satunya cara untuk menurunkan berat badan adalah mengkonsumsi kalori makanan kurang dari yang Anda butuhkan untuk kegiatan sehari-hari).

  • Makanlah dengan porsi lebih sedikit
  • Kurangi konsumsi makanan yang digoreng dan berlemak
  • Kurangi makanan ringan seperti keripik dan biskuit, ganti dengan buah-buahan atau jus tanpa gula
  • Tingkatkan aktivitas fisik dan olah raga

3. Makan sumber karbohidrat yang tepat
Karbohidrat dicerna di dalam tubuh sehingga menghasilkan glukosa, yang memberikan Anda energi. Ada dua jenis karbohidrat: gula dan tepung.
Makanan bergula seperti minuman ringan, permen, cokelat, biskuit manis dan puding sebaiknya dihindari karena sangat cepat menyebabkan lonjakan glukosa darah. Anda dapat memilih makanan/minuman berpemanis buatan seperti sakarin atau aspartam, namun penggunaan berlebihan dalam jangka panjang dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Karbohidrat dari tepung seperti nasi, roti, kentang, pasta, sereal dan buah lebih lambat diserap tubuh dan merupakan sumber energi yang baik. Anda dapat mengkonsumsinya secara teratur sepanjang hari.
Untuk mengukur seberapa cepat atau lambat sumber karbohidrat meningkatkan glukosa darah, para ahli menggunakan ukuran yang disebut indeks glikemik atau GI. Semakin rendah angka GI, semakin kecil fluktuasi kecil dalam glukosa darah dan kadar insulin yang disebabkan oleh konsumsinya.


4. Pertahankan diet yang seimbang
Diet seimbang memungkinkan Anda untuk mengontrol diabetes dan memastikan efektivitas pengobatan Anda. Sebagai panduan, diet Anda harus memenuhi kriteria berikut:

  • Dua-perlima dari piring Anda harus terdiri dari makanan yang mengandung karbohidrat, sebaiknya juga yang berserat tinggi.
  • Dua-perlima dari piring Anda harus terdiri dari sayuran atau buah.
  • Seperlima dari piring Anda harus berisi sumber protein, misalnya daging, ikan, telur, tempe atau tahu.

Jika Anda mengikuti diet seimbang, Anda tidak perlu suplemen vitamin atau mineral. Beberapa ahli berpendapat bahwa kekurangan beberapa unsur seperti kromium dan selenium dapat mempercepat komplikasi diabetes. Namun, tidak ada cara untuk mengukur jumlah mereka dalam diet atau tingkat mereka dalam darah Anda. Cara terbaik untuk mendapatkan mereka dalam diet Anda adalah menciptakan keberagaman makanan yang Anda makan.
Diet yang sehat berarti kombinasi yang tepat dari makanan yang baik dan mengganti makanan yang berbahaya dengan yang menguntungkan. Jika Anda masih khawatir atau cemas dengan apa yang Anda makan, mintalah nasihat ahli diet atau dokter Anda.

Langkah Mencegah Ulkus Kaki Diabetik



Sebagian pasien diabetes mengembangkan kondisi yang disebut ulkus kaki diabetik. Kulit mengalami kerusakan, memiliki semacam borok di mana Anda dapat melihat jaringan di bawahnya. Ulkus terutama muncul di telapak kaki.


Ulkus dapat sembuh dengan perawatan. Namun, pada kasus terburuk di mana borok meluas dan tidak kunjung sembuh, amputasi mungkin harus dilakukan agar infeksi tidak mengancam jiwa. Pencegahan dan perawatan yang tepat dapat menghindari agar hal terburuk itu tidak terjadi.
Mengapa ulkus terjadi?


Ulkus kaki diabetik disebabkan oleh komplikasi diabetes pada saraf dan/ atau pembuluh darah:

  • Kerusakan saraf
Kerusakan saraf karena diabetes menyebabkan hilangnya sensasi di kaki. Kondisi ini dikenal sebagai neuropati perifer. Saraf yang biasanya membawa sensasi rasa sakit ke otak dari kaki tidak berfungsi dengan baik. Penderita diabetes dapat mengalami luka karena menginjak sesuatu, mengenakan sepatu ketat, atau tersandung tanpa menyadarinya hingga berhari-hari atau minggu. Hilangnya sensasi juga menyebabkan berkurangnya mekanisme perlindungan terhadap kaki. Orang yang sehat akan menyadari bila terlalu banyak tekanan pada kaki dan secara otomatis menyesuaikan posisi. Tidak demikian bila saraf telah rusak. Akibatnya, selain menimbulkan luka, kaki dapat mengalami deformitas (perubahan bentuk), misalnya penebalan kulit di sebagian telapak atau tumit.


  • Penyakit pembuluh darah

Diabates dapat menyebabkan penyempitan pembuluh arteri (oklusi arteri perifer) maupun pecahnya pembuluh darah kecil (mikroangiopati). Penyempitan atau kerusakan pembuluh darah ini mengurangi aliran darah ke kaki, sehingga menyebabkan borok pada jaringan yang mati karena kekurangan nutrisi. Sirkulasi darah yang buruk juga menyebabkan pertahanan tubuh terhadap infeksi bakteri terganggu.  Luka menjadi sulit disembuhkan dan bahkan semakin meluas.


Tahapan Ulkus
Ulkus kaki diabetik dapat bervariasi dari semacam kawah merah dangkal yang hanya melibatkan permukaan kulit sampai sangat dalam dan luas sehingga melibatkan tendon, tulang dan struktur-struktur dalam lainnya. Pada tahap lanjut, ulkus dapat berkembang menjadi abses (kantong nanah), menyebarkan infeksi pada kulit dan lemak yang mendasari (selulitis), infeksi tulang (osteomielitis) atau gangren. Gangren adalah jaringan tubuh gelap dan mati yang disebabkan oleh aliran darah yang buruk.


Secara umum, ulkus kaki diabetik dapat dibagi menjadi tahapan-tahapan berikut:

  1. Tahap 0: Tidak ada luka, namun ada deformitas kaki atau pembentukan kalus.
  2. Tahap 1: Ulkus kecil yang dangkal.
  3. Tahap 2: Ulkus yang meluas ke tulang atau kapsul sendi.
  4. Tahap 3: Ulkus dengan infeksi, abses atau osteomielitis
  5. Tahap 4: Jaringan di telapak kaki bagian depan atau tumit mati (gangren)
  6. Tahap 5: Jaringan di daerah seluruh kaki mati

Pencegahan
Secara umum, semakin baik pengendalian diabetes Anda, semakin kecil kemungkinan Anda untuk mengembangkan komplikasi diabetes, termasuk ulkus kaki.  Selain itu, pengelolaan hipertensi dan kolesterol darah serta faktor risiko lain akan mengurangi risiko komplikasi diabetes. Jika Anda merokok, Anda sangat disarankan untuk berhenti merokok. Merokok merusak sirkulasi dan mengurangi jumlah oksigen di dalam darah.
Secara khusus, hal-hal berikut dapat dilakukan untuk mencegah timbulnya ulkus:

  • Periksa kaki Anda secara teratur setiap hari, terutama pada telapak kaki dan ruang antar jari
Minta kerabat Anda untuk membantu bila Anda memiliki masalah penglihatan sehingga tidak dapat memeriksa kaki sendiri. Perhatikan apakah ada kulit yang robek, memar, ruam, melepuh, atau kapalan. Segera konsultasikan dengan dokter bila Anda menemukan masalah di kaki yang tidak sembuh dalam beberapa hari.

  • Cuci kaki Anda setiap hari dengan sabun yang lembut. 
Rendamlah kaki dengan suhu 37 ° sampai 38 ° C selama tiga sampai lima menit, lalu basuhlah dengan sabun yang lembut. Penderita diabetes dengan neuropati seringkali kurang sensitif terhadap suhu. Gunakan termometer untuk memastikan suhu air tidak terlalu tinggi.

  • Potonglah kuku-kuku di jari kaki Anda dengan hati-hati.
Mintalah bantuan kerabat jika Anda tidak mampu untuk memotong kuku Anda sendiri.


  • Olesi kaki dengan krim pelembab agar tidak retak, terutama pada ruang di antara jari kaki.
  • Gunakan alas kaki
Jangan berjalan tanpa alas kaki. Gunakan sandal atau sepatu yang tidak terlalu longgar atau sempit, dengan bantalan yang baik. Bila kaki Anda telah mengalami deformitas, gunakan sepatu yang telah disesuaikan dengan kaki Anda. Dokter dapat merekomendasikan sepatu yang dirancang khusus (sepatu ortopedi) sesuai dengan bentuk kaki Anda.

  • Pilih kaus kaki dengan kandungan katun yang tinggi sehingga menyerap keringat dan tidak mudah mengiritasi.
  • Jadwalkan kunjungan ke dokter
Pasien diabetes perlu diperiksa dokter setidaknya setahun sekali. Dokter akan memeriksa kaki Anda untuk melihat tanda-tanda awal gangguan saraf atau sirkulasi darah dan masalah kaki lainnya.

Komplikasi Diabetes Melitus



Diabetes yang tidak terkelola dengan baik dalam jangka panjang dapat menimbulkan berbagai gangguan (komplikasi).  Kadar glukosa darah yang tinggi secara terus-menerus selama bertahun-tahun pada akhirnya merusak organ-organ tubuh. Hampir seluruh organ tubuh dapat terpengaruh oleh diabetes kronis: jantung, pembuluh darah, ginjal, mata, sistem saraf, dll.


Berikut adalah 5 jenis komplikasi yang diakibatkan oleh diabetes:
1. Penyakit kardiovaskuler
Penderita diabetes lebih berisiko terkena penyakit kardiovaskelar dua sampai empat kali lipat dibandingkan masyarakat umum. Risiko komplikasi kardiovaskuler ini tergantung pada usia, faktor genetik, serta ada tidaknya hipertensi, hiperkolesterolemia (kelebihan kolesterol), dan kebiasaan merokok.
Diabetes berkontribusi terhadap munculnya penyakit jantung. Seiring waktu, tingginya tingkat glukosa dalam darah menyebabkan penggumpalan darah dan meningkatkan risiko penyumbatan pembuluh darah dekat jantung (serangan jantung), otak (stroke) atau kaki (gangren).


2. Penyakit Ginjal (Nefropati)
Jaringan ginjal terdiri dari banyak pembuluh darah kecil yang membentuk sebuah filter yang berperan menghilangkan racun dan limbah dari darah. Diabetes kronis dapat menyebabkan pembuluh-pembuluh darah kecil itu rusak. Diabetes juga membuat ginjal bekerja lebih keras untuk menyaring kelebihan kadar glukosa darah yang tidak terserap karena kekurangan insulin atau resistensi insulin. Pada akhirnya, ginjal dapat mengalami kerusakan secara bertahap, mulai dari hyperfiltrasi (pembengkakan ginjal karena bekerja terlalu keras), mikroalbuminuria (kerusakan membran penyaring sehingga sebagian protein masuk ke dalam darah dan urin), sampai akhirnya menjadi gagal ginjal.
Risiko gangguan ginjal meningkat bila penderita diabetes juga memiliki tekanan darah tinggi/hipertensi.


3. Penyakit Syaraf (Neuropati)
Kualitas sirkulasi darah yang buruk akibat diabetes dalam jangka panjang dapat merusak jaringan saraf. Kerusakan sistem saraf yang paling jelas dan umum adalah di bagian kaki dan tungkai yang biasanya ditandai rasa kesemutan, kehilangan sensasi (mati rasa) atau nyeri di jari-jari kaki, kemudian naik secara bertahap hingga tungkai. Jika kaki sudah mati rasa, Anda harus sering memeriksa kaki Anda, karena sangat mungkin Anda tidak merasakan apa-apa bila terjadi luka di kaki (misalnya karena tertusuk kaca). Bila luka itu kemudian menjadi borok yang luas, mungkin satu-satunya terapi adalah amputasi.
Neuropati juga dapat mempengaruhi saraf yang mengontrol pencernaan, tekanan darah, denyut jantung dan organ seksual (menyebabkan impotensi).


4. Penyakit Mata
Diabetes dapat menyebabkan kerusakan organ-organ mata sehingga penglihatan menjadi kabur atau hilang (buta). Penyakit mata akibat diabetes meliputi:

  • Retinopati: kerusakan pada pembuluh darah di retina. Retina adalah jaringan peka cahaya di belakang mata. Retina yang sehat diperlukan untuk penglihatan yang baik.
  • Katarak: pengeruhan lensa mata. Katarak berkembang pada usia lebih dini pada penderita diabetes.
  • Glaukoma: peningkatan tekanan cairan di dalam mata yang menyebabkan kerusakan saraf optik dan kehilangan penglihatan.

Penderita diabetes hampir dua kali lebih mungkin terkena glaukoma dibandingkan orang dewasa lainnya.


5. Kerentanan terhadap infeksi
Penderita diabetes cenderung mengalami infeksi lebih sering dan lebih parah daripada orang umum, termasuk infeksi yang sulit disembuhkan pada kulit, gusi, saluran pernafasan, vagina dan kandung kemih. Hal ini karena ada hubungan khas antara infeksi dengan diabetes. Gula merupakan media yang baik untuk pertumbuhan cepat dan berlimpah bagi kuman infeksi. Selain itu,  gula darah yang tinggi mengganggu pergerakan sel-sel fagosit yang membunuh kuman.
Pencegahan dan Pengendalian Komplikasi
Penderita diabetes dapat mencegah atau paling tidak memperlambat perkembangan komplikasi di atas dengan memantau dan mengendalikan tiga faktor: gula darah, tekanan darah dan kolesterol.

  • Kontrol Gula Darah. Sedapat mungkin kendalikan glukosa darah hingga pada kadar normal atau mendekati normal sesuai saran dokter.
  • Kontrol Tekanan darah. Kendalikan tekanan darah agar normal atau mendekati normal. Tekanan darah normal mencegah kerusakan pada mata, ginjal dan sistem kardiovaskuler. Periksa tekanan darah Anda secara teratur.
  • Kontrol kolesterol. Pastikan kolesterol darah Anda selalu normal atau mendekati normal. Hal ini untuk mencegah penyakit jantung, masalah utama pada penderita diabetes.

Selasa, 20 Maret 2012

Tiga Buah Super Pencegah Diabetes



Makan lebih banyak buah apel, pir dan blueberry kini dihubungkan dengan rendahnya risiko diabetes.


Sebuah studi di Amerika Serikat, seperti dikutip dari American Journal of Clinical Nutrition menyebutkan, tiga macam buah tersebut banyak mengandung flavonoid, senyawa alami yang ada di buah-buahan sayuran dan biji-bijian tertentu, yang menurut beberapa penelitian dipercaya bermanfaat terhadap kesehatan seperti rendahnya risiko penyakit jantung atau kanker.


"Orang yang banyak mengkonsumsi tiga macam buah ini cenderung memiliki risiko diabetes tipe 2 lebih rendah," kata An Pan, seorang peneliti dari Harvard School of Public Health.


American Diabetes Association menyebutkan, sekitar 26 juta orang Amerika terkena penyakit karena ketidak mampuan tubuh dalam memproduksi atau menggunakan insulin, hormon yang mengubah glukosa dalam darah menjadi energi, ini. Namun diabetes tipe 2 masih  dapat dikontrol dengan olahraga dan perubahan pola makan dan tanpa insulin.


Dalam penelitian ini, tim melacak pola diet sekitar 200.000 pria dan wanita berusia 24 tahun. Para peserta kemudian mengisi kuesioner tentang seberapa sering mereka mengkonsumsi makanan dan minuman tertentu.


Tim kemudian menemukan bahwa pecinta blueberry memiliki risiko 23 persen lebih rendah terkena diabetes tipe 2, jika dibandingkan dengan mereka yang tidak makan blueberry. Orang yang makan lima atau lebih butir apel seminggu juga memiliki risiko 23 persen lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang tidak makan apel.


"Kami menemukan hasil yang konsisten di tiga (kelompok responden), di mana apel dan blueberry terbukti bermanfaat untuk mencegah terkena diabetes tipe 2," kata Pan pada Reuters Health. Hal itu setelah memperhitungkan faktor risiko lain, seperti berat badan, merokok dan riwayat keluarga diabetes.


Dr Loren Greene, seorang profesor kedokteran dari New York University yang tidak terlibat dalam studi ini, mengatakan, gula buah dalam jenis buat tersebut meningkatkan kadar glukosa darah dengan cepat. Kemudian zat lain dalam buah seperti serat dan pektin juga bermanfaat bagi penderita diabetes. "Sangat baik untuk menkonsumsi buah-buahan secara utuh, dibanding berupa jus buah," katanya.

Nasi Putih beresiko Diabetes Tipe 2



Penelitian menunjukkan, kemungkinan terkena diabetes tipe 2 dapat meningkat dengan makan nasi putih.


Review dari empat penelitian yang melibatkan sekitar 350.000 orang di China, Jepang, Amerika Serikat dan Australia; menyatakan, mereka yang mengkonsumsi nasi putih memiliki kemungkinan lebih tinggi terhadap kondisi tersebut.


Penelitian ini, seperti dikutip dari laman dailymail ini mengatakan, orang Asia yang cenderung memiliki asupan nasi putih lebih tinggi daripada orang Barat, memiliki risiko lebih besar terkena diabetes tipe 2.


Peneliti Dr Qi Sun, dari Harvard School of Public Health, Boston, mengatakan, "Setiap kenaikan asupan nasi putih per hari dikaitkan dengan risiko kecil terkena diabetes."


"Mungkin tak apa untuk sesekali makan nasi putih, satu atau dua porsi per minggu, namun konsumsi seperti terlihat di negara-negara Asia akan meningkatkan risiko diabetes secara substansial," katanya.


Beras putih, kata Sun, memiliki efek pada kadar gula darah. Kadar indeks glikemik (GI) nasi putih relatif, dibanding beras merah yang memecah glukosa secara perlahan dalam aliran darah. Sehingga membuat orang merasa kenyang lebih lama dan menjaga kadar gula darah lebih stabil.


Nasi putih juga memiliki nutrisi yang lebih sedikit, termasuk serat dan magnesium, yang dapat membantu mencegah diabetes tipe 2.


Dr Iain Frame, direktur penelitian di Diabetes di Inggris, mengatakan kajian yang diterbitkan dalam British Medical Journal ini tidak memberikan hasil yang konklusif. Masih diperlukan studi lebih lanjut.

Jumat, 16 Maret 2012

Makanan Terbaik dan Terburuk untuk Diabetes

 

MEMILIH makanan yang tepat merupakan salah satu unsur penting dalam mengontrol diabetes. Dengan cara ini, Anda bisa menjaga kadar glukosa darah senormal mungkin. Makanan apa yang paling tepat? Berikut daftar makanan terbaik dan terburuk yang diambil dari Diabetes Food Pyramid.

Berikut daftar penuh kategori dari yang paling dasar dibutuhkan oleh tubuh:


  • Roti, biji-bijian, serta sumber zat tepung lainnya
  • Sayur-sayuran
  • Buah-buahan
  • Daging, pengganti daging, dan sumber protein lainnya
  • Produk susu
  • Lemak, minyak, dan pemanis

Saat berbelanja dan menyiapkan makanan, perbanyak daftar makanan yang berada di dasar piramid dan kurangi setiap kali memilih jenis makanan yang naik ke tangga piramid berikutnya.

Selain itu, tidak semua makanan dari satu kelompok mempunyai kualitas yang sama. Makanan yang satu lebih baik dari yang lainnya. Untuk membantu Anda membuat pilihan yang tepat, berikut daftar yang bisa menjadi panduan Anda.

Roti, biji-bijian, dan makanan sumber tepung lainnya

Selain mengandung vitamin, mineral, dan serat, makanan dalam kategori pertama ini sebagian besar terdiri dari karbohidrat kompleks. Tubuh akan mengubah karbohidrat kompleks menjadi gula sebagai sumber energi.

Meskipun karbohidrat membuat kadar glukosa meningkat, karbohidrat kompleks diserap lebih lambat dibandingkan karbohidrat sederhana dan Anda memerlukan karbohidrat sebagai sumber energi. Gunakan daftar berikut untuk membantu Anda memilih karbohidrat kompleks terbaik:

Pilihan terbaik: tepung whole grain seperti tepung whole wheat, whole grain seperti beras merah, sereal yang mengandung whole grain dan sedikit tambahan gula, roti whole grain, kentang panggang.

Pilihan terburuk: tepung putih, biji olahan seperti beras putih, sereal dengan sedikit kandungan whole grain dan kaya gula, roti putih, kentang goreng.

Sayuran

Sayur-sayuran mengandung karbohidrat, vitamin dan mineral. Sayur umumnya mengandung lebih sedikit karbohidrat dibandingkan buah. Banyak jenis sayuran yang mengandung serat dan rendah lemak serta sodium.

Sayuran yang mengandung zat tepung, seperti kentang dan jagung, tidak termasuk dalam kategori ini. Kedua makanan ini dimasukkan ke dalam kategori roti, biji-bijian dan makanan sumber tepung lainnya. Berikut daftar yang bisa Anda gunakan untuk membuat pilihan terbaik:

Pilihan terbaik: sayuran segar dikonsumsi mentah atau dikukus, sayuran beku (dipanaskan sebentar), ketimun segar, kol atau selada segar yang diparut.

Pilihan terburuk: sayuran kalengan yang kaya tambahan sodium, sayuran yang dimasak dengan banyak tambahan mentega, keju atau saus, acar (hanya jika Anda membatasi asupan sodium, jika tidak termasuk pilihan yang bagus), asinan (sama seperti acar, hanya perlu dibatasi jika Anda menderita hipertensi).

Buah-buahan

Buah-buahan mengandung karbohidrat, vitamin, mineral, dan serat. Buah secara alami rendah lemak (kecuali alpukat) dan sodium. Buah seringkali mengandung lebih banyak karbohidrat dibandingkan sayuran. Berikut daftar yang bisa membantu Anda membuat pilihan terbaik.

Pilihan terbaik: buah beku, buah segar, jam bebas gula atau rendah gula, saus apel tanpa gula, jus buah 100 persen atau jus yang rendah karbohidrat.

Pilihan terburuk: Buah kalengan yang kaya sirup gula, roti buah kenyal (chewy fruit rolls), jam atau jelly reguler, saus apel yang ditambah pemanis, minuman buah, minuman jus buah, soda berpemanis.

Daging, pengganti daging, dan sumber protein lainnya

Makanan ini kaya protein. Berikut daftar yang bisa menjadi panduan Anda.

Pilihan terbaik: daging panggang atau daging rebus, daging rendah lemak seperti sirloin, keju rendah lemak, daging ayam tanpa kulit, ikan panggang atau kukus, tahu tumis, dikukus, atau dipadukan dengan sup, kacang kedelai panggang atau rebus.

Pilihan terburuk: daging goreng, daging tinggi lemak seperti tulang rusuk, keju reguler, unggas dengan kulit, ikan goreng, tahu goreng, kedelai yang dimasak dengan minyak atau lemak.

Produk susu

Pilihan terbaik: susu skim, yogurt rendah lemak, keju rendah lemak, krim asam tanpa lemak, yogurt beku rendah lemak dan rendah karbohidrat.

Pilihan terbaik:whole milk, yogurt reguler, keju reguler, krim asam reguler, es krim reguler.

Lemak, minyak, dan pemanis

Selain lemak, minyak dan pemanis, Anda juga perlu memperhatikan pilihan kudapan yang kaya ketiga komponen ini.

Pilihan terbaik: kudapan seperti kripik kentang panggang, kripik jagung panggang, minyak sayur, mentega yang tidak dihidrogenasi, margarin, mayones yang telah dikurangi lemak, dressing salad rendah lemak.

Pilihan terburuk: kudapan yang digoreng dalam lemak seperti kripik kentang dan kripik jagung, minyak sayur atau mentega yang dihidrogenasi, mayones reguler, dressing salad reguler. (IK/OL-08)
sumber: http://www.mediaindonesia.com/mediahidupsehat/index.php/read/2010/03/10/2258/3/Makanan-Terbaik-dan-Terburuk-untuk-Diabetes